[2] Mahkota Perempuan & kisah paranoidku

Ehmmm ehmmm

Kali ini, aku ingin sedikit berbagi tentang sesuatu yang sangat perempuan, mohon maaf kalau ada kata-kata atau istilah yang mayan vulgar ya… yap aku pengen share tentang sebuah tempat didalam tubuh perempuan.

Setiap perempuan diciptakan untuk menjadi agung dan mulia, buktinya Allah “menaruhnya” didalam diri perempuan, tempat bersemayamnya janin manusia, tempat tinggalnya calon manusia baru sebelum ia lahir ke dunia, lembut, hangat dan kokoh. Menurutku, ia adalah tempat yang agung, sakral dan suci, karena… ia hanya bisa didiami oleh embrio pilihan yang berasal dari 1 sperma pemenang dari sekitar 20 jutaan sperma yang berlomba untuk mencapai sel ovum. Ia adalah tempat bermulanya kehidupan, ia adalah R-A-H-I-M.

Menurut desas desus, kata Rahim berasal dari asma Allah setelah Rahmaan, yakni Rahiim sifat penyayang…  bener ga? well, ga tau juga sih tapi kalau merujuk kosa kata bahasa Indonesia memang ada historikalnyahh… ehmm terlepas dari itu.. kita semua benar-benar menyadari pentingnya tempat ini.

Betapa dalam sebuah pernikahan, setiap pasangan sangat mendambakan kehadiran buah hati untuk melengkapi kebahagiaan mereka, rasanya itu adalah fakta yang sulit dibantah, lebih dari itu, salah satu tujuan menikah adalah untuk melanjutkan keturunan, untuk memenuhi bumi ini dengan generasi penerus harapan keluarga dan ummat ini . Sebelumnya kita sepakati dahulu bahwa titik tekannya adalah bukan pada membebani perempuan atas tanggung jawab sebuah kehamilan, tapi pada esensi dari pentingnya sebuah Rahim.

Ironisnya, saat ini kita disuguhi banyak fakta dan data tentang berbagai penyakit kelamin dan penyakit yang menyerang organ penting ini, kanker cervics lah, myom lah, kista lah, de el el hingga membuat para perempuan yang belum/sudah menikah menjadi paranoid terhadap penyakit-penyakit itu termasuk aku sendiri, seseorang yang belum menikah, yang harus sangat menjaga tempat itu.

Bagi perempuan normal, ada dua kondisi dimana ia akan mendapati dirinya “berdarah” yakni haid (mengalami siklus menstruasi secara teratur setiap bulannya) dan nifas (jika ia melahirkan), alhamdulillaah aku masih termasuk kedalamnya, insya Allah.

 

Naahh herannyaa… Beberapa kali terjadi kondisi dimana aku mendapati diriku “mengeluarkan darah” (berwarna coklat pekat) selain pada kedua kondisi itu… wuidiiihhh deg deg-an sumpah takut kenapa2, takut ada yang ga beres dengannya hiks hiks, lalu aku memutuskan untuk berkonsultasi dengan temanku yang dokter (unfortunately, si Dokter jauuh banget, jadi ga bisa diperiksa gratis). awalnya aku hanya menghubunginya by sms, tapi keknya butuh penjelasan yang lebih spesifik, akhirnya kutelponlah beliau itu, terus dijelaskan oleh Sang Dokter bahwa darah yang keluar selain haid itu istilahnya metroragia dan darah yang keluar ga normal itu bisa jadi: polip, kanker, kelebihan mengkonsumsi hormon estrogen (kemungkinan kebanyakan makan ayam potong), ketidakseimbangan hormon,  stress, kecapekan… Sang Dokter nanya “sakit ga? Gatel ga? Nyeri ga? Kerasa panas ga? bau gak?” terus kujawab “enggak…” naah.. kata temenku itu…aku sebenernya ga apa-apa, cuma kecapekan, ato hormonku lagi bermasalah, “ga usah ke dokter, anty ga apa2 ko, yakinlaahh…” katanya lagi meyakinkanku… setelah konsultasi panjang dengannya, akhirnya Rabu kemarin aku tetap memutuskan untuk mengunjungi Dokter Spesialis Kandungan dan kebidanan (Obstetri dan Gynegcology) dekat tempatku, tujuannya sih biar aku bisa tenang dengan mengetahui bahwa aku baik-baik saja, Rahimku baik-baik saja, penasaran mode on gitu… heghegheg

 

Ke Dokter…

Daftar pasien RS titik-titik secara aku baru pertama kali ke RS tersebut, berikut adalah dialogku dgn petugas RS tersebut:

Aku: berapa Mbak?

Mbaknya: 100ribu Mbak..

Aku: gyaaaaaa… tidaaaaaakkk!! masa mau cek gitu doank kudu bayar cepe siiiggghhh…??? uwekweeeww  (tapi beraninya cuma dalem hati pastinyoo wkwkwwk)  yoweis dah, yang penting aku diperiksa en yakin kalo aku itu sehat, ga papa anty.. ga papa.. menenangkan diri…

Bismillaaahh… dikasih kartu, terus ngantri… yang ngantri bumil semuah dianter suaminyah huhuuwww jangan sampee orang-orang pada nyangka aku hamill ooo tidaaakkk!!!

Nungguu…nungguu… akhirnya giliranku masuk diperiksa oleh Sang Dokter… diceritakanlah keluhan-keluhannya, sampe -maaf- diliatin “bukti” nya yang sengaja aku bawa buat diliatin ke Sang Dokter… lanjuttt ke USG!! Duuu aku di USG!! kek bumil ajah wkwkwkwk buat diliat isi Rahimnya.. aku deg2an banget, pengen liat gimanakah kondisi rahimku itu… ada yang aneh-aneh kah? akhirnya muncullah gambarnya… masih belum ada penjelasan dari Sang Dokter, masih deg-deg-an… katanya Bu Dokter… “itu gambarnya, sehat ko, baik-baik aja” fffiiuuhh… *mengusap kening sendiri* alhamdulillaah dia baik-baik dan sehat-sehat aja, ga ada yang sakit ato ada kelainan-kelainan gitu, yosh!! Senangnya…..

Sang Dokter cuma bilang kalo aku kudu banyak minum air putih,  vitamin,  makan dan minum yang teratur dan sehat, mengkonsumsi sayur, buah, pokoknya makanan en minuman yang sehat-sehat ajah, jangan makan pake vetsin dll, terus pokoknya wejangan-wejangan hidup sehat… ffiiuuhh… alhamdulillaahh,,,, aku keluar ruangan legaaaa banget rasanya… klo aku ga kenapa-napa… heheehe

 

100.000 untuk sekali periksa, uweewww rada gimanaaa gitu hehehehe… tapi worth it laahh… qeqeqeqe

 

Jadi temaan…. mari hidup sehat dan menjaga aset masa depan kita, karena nasib sebuah bangsa adalah tanggung jawab kita.. termasuk kedalamnya  menjaga tempat itu untuk anak-anak kita kelak…

Oiya kelupaan… dulu anty dapet sms dari temen tentang kesehatan wanita, isi smsnya ini:

Pencegahan penyakit pada organ kewanitaan:
=> Sehabis pipis, keringkan dengan tissue (bersihinnya dari atas kebawah, ga pake maju-mundur, karena kuatir ada kuman ato bakteri menempel
=> No free sex, tidak berganti2 pasangan
=> Ganti CD minimal 2 x sehari (usahakan tetap kering, kalau tidak sebaiknya diganti jadi 3 x, CD sudah disetrika agar kuman dan bakteri mati)
=> No Alcohol, No Smoking (kalau kita bukan perokok aktif tapi pasif, usahakanlah agar memakai masker dan jauh-jauhlah dari para perokok)

Wallaahua’lam bish shawaaab… afwan jika banyak kesalahan

Advertisements

58 thoughts on “[2] Mahkota Perempuan & kisah paranoidku

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s