[7] Selamat Ulang Tahun Ibuku Sayang…

Malam hari, ketika sesampainya dirumah… aku berencana membangunkan Ibu untuk memperingati hari ulang tahunnya yang ke-48, aku sudah menyiapkan kue dan hadiah kecil (benar-benar kecil) untuknya, kado sudah terbungkus, kue sudah kusimpan di pojokan bagian bawah kulkas, aku berencana akan berdoa dan shalat bersama Ibu malam harinya setelah tepat jam 00.00, setelah ritual itu tertunaikan.


Sayang sekali… ibu dan teman-temannya pergi untuk mengikuti semacam Mabit di sebuah
pesantren, pulangnya sebelum subuh katanya, heummm sepertinya rencanaku tidak akan berjalan dengan Plan A, sesuai harapanku.


Tidak apalah, masih ada ba’da subuh…  pikirku.
Subuh hari itu, ketika Ibu sedang menyaksikan ceramah Ibu-ibu di salah satu stasiun TV swasta aku tiba-tiba datang membawa kue taart mini dengan lilin yang menyala seperti kembang api, ya! Kembang api, jadi ketika dinyalakan api diatas lilinnya, ia akan berkilat-kilat seperti kembang api, cantik sekali.

Aku menghampiri Ibu yang duduk sendirian dan aku menyanyikan lagu yang sama dengan lagu yang kunyanyikan kemarin subuh untuk Dini bedanya ini untuk ibu:

“Happy birthday Ibuu… Happy Birthday Ibuu… Happy Birthdaaaay… happy birthdaaaayy… happy birthdaaay… Happy birthday Ibu sayaang…”

Ibu tersenyum sambil terharu sepertinya, padahal ritual seperti ini selalu dilakukan setiap Ibu Ulang Tahun,  aku mengecup kening dan kedua pipinya… lalu kami berdua berdo’a bergantian… berdo’a yang baik-baik, kami saling mengamini dan berpelukan cukup lama.

Sejujurnya… Aku malu sekali, karena sampai saat ini belum bisa menjadi putri Ibu yang baik, belum bisa sepenuhnya sabar dengan kebiasaannya ibu yang suka sekali marah-marah dan tidak sabar-an, belum bisa memberikan hal-hal yang ingin ibu dapatkan didunia ini, belum bisa menjadi anak yang shalihah dengan amalan-amalanku yang seadanya, yang entah apakah Allah mau menerimanya atau tidak , aah Rabbii… berikanlah hamba kesempatan untuk berbakti dengan sebaik-baiknya baktiku padanya, padanya yang mengandungku 9 bulan lamanya, padanya yang melahirkanku dengan perjuangan setengah mati, padanya yang menyuapiku makan, membesarkanku, padanya yang selalu terbangun disepertiga malam untuk mendoakan anak-anaknya, padanya yang menjahitkanku baju-baju yang indah, padanya yang melakukan segalanya untukku.

Allahummaghfirlii waliwaalidayya warhamhumaa kamaa Rabbayaanii shaghiiraa… amiiin

I Love you Ibu

Allah ya Raabb..
Semoga Ibu sehat selalu, diberikan rezeki yang barakah, semakin sabar, istiqamah, makin bermanfaat bagi lingkungan, ga galak-galak lagi hehe

Allah ya Rahmaan…
Aku yang penuh dosa ini memohonkan ampun atasnya,
Aku yang tidak pantas meminta, memohon sebuah rumah yang indah untuknya di Syurga dan kumpulkan kami sekeluarga disana, pertemukanlah kami kembali Rabbii…

Amiiin Amiiin Allahumma Amiin…

A note for my beloved mom
on her 48th anniversary



Jum’atul Mubaarak 14 May 2010

Advertisements

42 thoughts on “[7] Selamat Ulang Tahun Ibuku Sayang…

  1. ario fanie

    amin2….moga dikabulkan dan diberkahi smuanya….berbakti yah…Birul Walidain
    wah..itu kembang api yah..di tart-nya bisa nyala2 gitu..kaga bisa ditiup2 donk…hehe

    Reply
  2. Afandi M.

    Entah kenapa aku ga suka mengucapkan selamat ulang tahun dan tiup lilin. Cuma kalau dikasih kue ulang tahun, pasti ngga akan ku tolak. Anyway Ibu dan Ayah perbandingannya 3:1, jadi Ibu lebih berat bebannya dari pada Ayah. Makanya Ibu perlu dihormati 3/4 kali dari Ayah (lho ko jadi ceramah gini ya…)
    Semoga kita semua dapat menngisi sisa usia kita dengan amal sholeh… amiin. (sok Ustad ya..?? hehehe)

    Reply
  3. Cinderellanty Chan

    hehe gimana yah mas.. udah ritual dari kecil… tradisi 😀 dan semoga esensinya ga bergeser pada perayaan, hanya peringatan aja ko, dan menunjukkan kasih sayang dengan cara kami 🙂

    Reply
  4. Romeka sari

    Semoga tambah sabar punya anak kyk anty. Hehehe. Ibumu lbh muda dr ibuku 2thn.. Aku jarang ngasih surpres begini sejak sma, jauh2an mulu sih. Jadi suka lewat tilpun doang. Hehe *kok jd curcol*

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s