[14] Dilemma: antara butuh dan benci

Apa yang akan kau lakukan ketika dihadapkan pada dia yang kau butuhkan tapi disaat yang bersamaan kau juga membencinya?


Bagaimana ini??? huwaaa…. Dilemma

Curhaat…
Naga-naganya… kotak tisuku ludes hari ini deehΒ  bagaimana tidak? hidungku yang sedari kemarin gak berhenti mengeluarkan ingus meleerr melulu… jadilah aku pake tissue almost all the time meleer, yap… sungguh ini gak lebay. sama sekali gak lebay, tapi kenyataannya lah yang lebay.

Sampe hari ini kira2 udah abis sekitar 1 pack tissue ukuran super besar… yap tissu yang tebeeel banget itu lho

Hemmm dilemma, antara prinsip Go Green yang sedang kuimplementasikan dengan kebutuhanku akan tissue, buat ingus yang sedari -kemarin, eh kemarinnya lagi- ga mau berenti, tissue buat di WC, buat ngelap yang seharusnya di-elap en buat kebutuhan sehari-hari laennya yang emang butuh banget sama tu makhluk bernama T-I-S-S-U-E.Β 
Honestly… aku the Big Fan of TISSUE, kemana-mana musti deh bawa tissue.


Setauku… Tissue tuh emang berpengaruh buruk pada lingkungan, sebabnya karena tissue berasal dari bubur kayu akasia dan eucalyptus. which is berarti… si tissue berasal dari penebangan kayu, gitu bukan sih? aku baca dari sini sih

Aku benci jika membutuhkan tissue ternyata merusak Bumi-ku, tapi aku juga sangat butuh padamu wahai Tissue.. mengingat akan sangat ribet pake sapu tangan yang penuh ingus *iyaaaakkk jijaai*

Gimana dooonkk???

Advertisements

42 thoughts on “[14] Dilemma: antara butuh dan benci

  1. ario fanie

    hmm…jangan pake tissue klo gitu…klo pilek langsung ke wastafel…ato piilihannya pake vicks inhaler makin tambah cair…makin cepet sembuh…..hehe…tambah repot yah..kaga ada solusi ya

    Reply
  2. haitami bin masrani

    dulu orang mengenal sapu tangan untuk menyelesaikan masalah seperti ini, tapi sepertinya pola hidup membutuhkan hal yg lebih praktis lagi. Padahal…..? kenapa gak kembali ke sapu tangan ?

    Reply
  3. M. Izriadi Abdullah

    Syafakillah ya….
    selalu ada yang menarik bila berbicara ttg hutan dan kertas atau tissue…. untuk menghasilkan 1 Ton kertas, itu memerlukan 2,5 – 3 Ton kayu… 1 Ton kayu itu diperkirakan 10 – 17 potong kayu (tergantung jenisnya) kita ambil rata2nya 15 potong… so… untuk memproduksi 1 Ton kertas = +/- 3 (Ton) X 15 (potong kayu) = 45 potong kayu… ntar belum lagi ditambah zat pemutih dan zat kimia lainnya… bagaimana dengan tisu yang super lembut???? barangkali prosesnya pasti lebih panjang lagi agar mendapatkan kelembutan sebagai tissue…..
    oh ya, ini ada 3 link yang bisa dikunjungi :
    1. http://akuinginhijau.org/2009/12/01/fakta-kertas/
    2. http://www.kabarindonesia.com/beritaprint.php?id=20081030124646
    3. http://environmentalactivitiesformuslimkids.blogspot.com/2010/05/peserta-m3a.html

    jadi…………mari beralih ke sapu tangan… πŸ˜€

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s