Amat disayangkan orang yang mengotori niatnya menjadi dokter demi cita-cita meraup kemewahan materi. Padahal dokter adalah profesi dengan tujuan agung kemanusiaan (dr. Prita Kusumaningsih, SpOG) Bagaimana dengan niat pekerjaan/profesi kita semua?

Advertisements

33 thoughts on “Amat disayangkan orang yang mengotori niatnya menjadi dokter demi cita-cita meraup kemewahan materi. Padahal dokter adalah profesi dengan tujuan agung kemanusiaan (dr. Prita Kusumaningsih, SpOG) Bagaimana dengan niat pekerjaan/profesi kita semua?

  1. ario fanie

    emang dokternya kenapa yah ??
    mencoba berusaha seimbang…..dunia iya akhirat jg yah….
    kata2nya rancho….β€œChoose excellence – and success will follow”..hohoho..

    Reply
  2. :: Teruskan Perjuangan ::

    back to dakwah thullaby….kembali ke dakwah sekolah dan kampus….jangan harapkan akan lahir generasi yang luar biasa, krn semakin banyak kader2 dakwah yg meninggalkan dakwah kampus, sekolah dan masyarakat…semuanya akan sesuai yg kita harapakan dengan dakwah dan do'a kita..wallahu'alam

    Reply
  3. nens seta

    coba cindy memakai sudut pandang lain….
    terkadang dokter menjadi materialistis juga karena cara pandang masyarakat yang salah akan profesi dokter…
    seorang dokter yang ga kaya akan dianggap oleh masyarakat sebagai dokter yang gagal…betul apa betul…

    “dokter koq miskin….”, kata2 itu sering banget aku dengar dari mulut orang awam kalo liat seorang dokter yang berangkat kerjanya make motor….paradigma salah itulah yang harus diubah….
    karena itu mengapa kita sebagai dokter lebih cenderung menikah dengan sesama dokter karena masing2 dari kita tahu akan dunia kedokteran yang sesungguhnya,,,
    beda dengan kalo menikah dengan non dokter…belum apa2 udah pihak menantu mikir kita kaya, bisa beliin ini itu…
    giliran setelah nikah anaknya diajak menderita bareng, pada gelagapan deh…

    gitu kalo sudut pandangku^^

    afwan ni bales komen pas lagi jaga…anak2nya lagi pada stabil semua…asiknyaaaaa….moga bertahan sampe besok^^

    Reply
  4. Fatah Manohara

    iya..saya sangat amat mengelus dada ant..Mungkin dahi saya perlu bernoda hitam, atau jilbab saya perlu selebar dua kali badan saya untuk disebut manusia BERIMAN..menyakitkan sekali.C#

    Reply
  5. Fatah Manohara

    klo saya pake nalar itu..maka saya akan mengejar dahi hitamnya, dan pakaian jilbab yang sangat lebar.Untuk disebut orang beriman. Siapa yg menyebut?kita..manusia..

    Namun jika landasanya saja seperti itu.Bagaimana kualitas iman sebenarnya di mata Allah? Nilai keberhasilan seseorang dari beriman.Jika indikator yang diyakini manusia adalah pengakuan orang lain.Bukan keteguhan hati menjaga imannya,bukan filosofi dasar imannya.Yaitu percaya..C#

    Reply
  6. Fatah Manohara

    Saat orang sadar, bahwa manusia itu perlu pengorbanan besar untuk bisa bermanfaat bagi orang banyak. Maka paham itu tidak ada. Paham akan menjadi berwujud jika kita meminta pengorbanan yang besar juga bagi orang banyak dari apa yang telah kita korbankan. Dan itu ada dalam dunia bisnis bukan dunia profesi yang filosofinya pengabdian bukan bisnis.C#

    Reply
  7. Cinderellanty Chan

    πŸ™‚ betul Fatah… keimanan seorang gak bisa diukur dengan hal2 dzahir seperti itu… mungkin maksud teman kita adalah ikhtiarnya melalui dakwah sekolah dan kampus, Fatah πŸ™‚ wallahua'lam *sambil mikir: ini bukannya maksudnya?* πŸ˜€

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s