Saat kita diminta mendo’akan

"Mohon do’anya ya… Semoga bla… bli… blu… ble…"
"Tolong do’akan ya…"
"Do’ain yaa…."

Berjuta ingin, harap serta mimpi kerap kita panjatkan pada Allah disaat-saat mustajab.
Ingin itu dan ini, untuk kita pribadi, keluarga, negara dan ummat secara umum.

Tapi, bagaimana…

Saat menerima permintaan untuk mendoakan dari seseorang, apa yang kita lakukan?

Apakah benar-benar mendo’akan seperti halnya kita memanjatkan do’a pribadi?

TULUS?

Atau hanya mengamini ditempat lantas tidak benar-benar mendo’akannya?

Padahal, mungkin saja orang yang meminta kita mendo’akannya itu sangat butuh bantuan melalui do’a. sesuatu yang melangit.
Padahal, bisa jadi itulah satu-satunya bantuan yang bisa kita berikan.

Sedang mengevaluasi diri sendiri…
Karena sering diminta untuk mendo’akan dan sering juga minta dido’akan
Jadi merasa bersalah karena masih lalai dalam menunaikan amanah permintaan do’a.

Apakah do’a-do’a yang diminta oleh orang-orang tersebut benar-benar ada dalam list do’a kita?

Berikut hadits-hadits anjuran untuk mendo’akan saudara kita, semoga memacu diri kita untuk menunaikan permintaan do’a saudara-saudara kita.

***

Hadits pertama
Dari Abu Bakar Ash Shidiq radhiyallahu �anhu, beliau berkata,

�Sesungguhnya do�a seseorang kepada saudaranya karena Allah adalah do�a yang mustajab (terkabulkan).�

(Shohih secara sanad)

Hadits kedua
Dari Shofwan bin �Abdillah bin Shofwan �istrinya adalah Ad Darda� binti Abid Darda�-, beliau mengatakan,

�Aku tiba di negeri Syam. Kemudian saya bertemu dengan Ummud Darda� (ibu mertua Shofwan, pen) di rumah. Namun, saya tidak bertemu dengan Abud Darda� (bapak mertua Shofwan, pen). Ummu Darda� berkata, �Apakah engkau ingin berhaji tahun ini?� Aku (Shofwan) berkata, �Iya.�

Ummu Darda� pun mengatakan, �Kalau begitu do�akanlah kebaikan padaku karena Nabi shallallahu �alaihi wa sallam pernah bersabda,�:

�Sesungguhnya do�a seorang muslim kepada saudaranya di saat saudaranya tidak mengetahuinya adalah doa�a yang mustajab (terkabulkan). Di sisi orang yang akan mendo�akan saudaranya ini ada malaikat yang bertugas mengaminkan do�anya. Tatkala dia mendo�akan saudaranya dengan kebaikan, malaikat tersebut akan berkata: Amin. Engkau akan mendapatkan semisal dengan saudaramu tadi.�

Shofwan pun mengatakan, �Aku pun bertemu Abu Darda� di pasar, lalu Abu Darda� mengatakan sebagaimana istrinya tadi. Abu Darda� mengatakan bahwa dia menukilnya dari Nabi shallallahu �alaihi wa sallam.�
(Shohih) Lihat Ash Shohihah (1399): [Muslim: 48-Kitab Adz Dzikr wad Du�aa�, hal. 88]

Hadits ketiga
Dari �Abdullah bin �Amr, beliau berkata bahwa seseorang mengatakan,

�Ya Allah ampunilah aku dan Muhammad saja!�

Rasulullah shallallahu �alaihi wa sallam lantas bersabda,

�Sungguh engkau telah menyempitkan do�amu tadi dari do�a kepada orang banyak.�

Semoga Allah menjadikan kita hamba-Nya yang senantiasa mampu mendoakan kebaikan bagi saudara-saudara Muslim kita yang lain.
Amin Ya Rabb Alamin

Sumber Hadist dari sini


Yuk saling mendo’akan ^__^

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s