Selamat hari lahir Indonesia! Dirgahayu Republik Indonesia! 9 Ramadhan 1432 H :) Yuk mariii semangaaat Ramadhankan Indonesia ^___^

Advertisements

11 thoughts on “Selamat hari lahir Indonesia! Dirgahayu Republik Indonesia! 9 Ramadhan 1432 H :) Yuk mariii semangaaat Ramadhankan Indonesia ^___^

  1. Iwan Yuliyanto

    Duluu… 68 tahun yg lalu, bertepatan ummat Islam menjalankan ibadah puasa pada 9 Ramadhan 1364 H, Bung Karno memproklamirkan kemerdekaan Negara Republik Indonesia. Jadi, kemaren adalah ultah Kemerdekaan RI yang ke-68, bila yg digunakan adalah penanggalan Hijriyah 🙂

    Bulan Ramadhan memang penuh berkah…
    Dulu, kita merdeka pas ummat Islam menjalankan ibadah puasa.
    Sekarang, kita berharap penjajah negeri ini yg notebene bangsa sendiri segera di-“selesaikan”. Pertama dimulai dari tertangkapnya si Nazarudin di bulan puasa 🙂

    Reply
  2. Marto Art

    Setahu aku, tuh proklamasi diakhiri dengan “Jakarta, tujuh belas agustus seribu sembilan ratus ampat puluh lima, atas nama bangsa Indonesia, Sukarno-Hatta”.

    Sejak kapan punya ide menghijriahkan? agar keislam2an gitu?
    Lagian, logika menghijriahkannya gak konsisten. Kalo mo konsisten, ya besuk tgl 17 Agustus 2011 itulah yg dihijriahkan.

    (Bisa dimengerti kalo urusan nentuin mulai puasa aja pada sering gak kompak)

    Reply
  3. Cinderellanty Chan

    Heeemmm sensi amat om? 😀
    bukan menghijriyahkan
    tapi 17 agustus 1945 memang bertepatan dengan 9 Ramadhan 1364

    selalu ada berkah saat ramadhan,,, mungkin itu yang anty maksud… pun termasuk kemerdekaan indonesia

    Reply
  4. Marto Art

    sensi nomor tiga. nomor pertama adalah logika, ke dua rasa kebangsaan,

    kalo mo buka diskusi, jangan utamakan sensi. dan sikap kritis jangan buru2 dijawab dengannyebut orang sensi. mau dan bisa menangkap jawabanku ttg logika membaca tanggal di atas?

    Reply
  5. Iwan Yuliyanto

    Bung Marto, di komen tsb khan udah saya tulis “bila yg digunakan adalah penanggalan Hijriyah”

    Yo wis… ambil hikmahnya saja atas peristiwa itu untuk motivasi diri, bahwa:
    9 Ramadhan itu adalah masih masuk fase pertama bulan Ramadhan yang merupakan fase penuh rahmat. Mengingat hadits Rasulullah SAW: “Bulan Ramadhan fase pertamanya adalah rahmat, pertengahannya adalah maghfirah (ampunan) dan akhirnya adalah kebebasan dari api neraka”. (HR: Muslim).

    Tanggal 17 Agustus 1945 saat itu khan bertepatan dengan 9 Ramadhan 1364 H, sehingga gak salah bila dalam pembukaan UUD 1945 tertulis: “Dengan rahmat Allah SWT bangsa Indonesia telah sampai kepada pintu gerbang kemerdekaan”.

    Jadi, para pendiri republik tercinta itu telah menyadari bahwa kemerdekaan Republik Indonesia itu merupakan rahmat Allah SWT.
    Saat itu, Allah SWT telah menunaikan janjinya kepada bangsa Indonesia yang telah bersusah payah bersatu padu berjuang dan beribadah mengejar rahmat-Nya.

    Semoga menjadi refleksi bagi diri dan kita semua, mengapa sekarang bangsa Indonesia seolah-olah sudah jauh dari rahmat-Nya. Semoga hikmah upaya pencapaian kemerdekaan saat itu bisa menjadi pelajaran bagi generasi kita sekarang. aamiin.

    Reply
  6. Marto Art

    Trims Bung Iwan.
    Sejatinya komentarku itu untuk sesiapapun yg turut baca, tapi sengaja menumpang dari quotasi Sampeyan. Sudah saya jelaskan dikit, bahwa tak ada salahnya menempelkan kalender Hijriyah, tapi akan salah kalau lantas menonversikan dari kalender tersebut menjadi Masehi dan lantas berketerusan melekatkan sebagai kelahiran Indonesia. Semoga ini mudah dipahami bagi semua, dan semoga saja niatan ponakanku yg menjawab sebagai hari lahir Indonesia tahun 45, ya tak apa, cuma saja jadi janggal kalau disampaikan tahun 2011. Maklum belakangan pada suka mengarahkan kesejarahan Indonesia ke arah perjuangan Islam semata. Dari para pahlawan, dari kapan mulai kebangkitan nasional, juga kapan kemerdekaan. Begitulah. mungkin penting adanya, tapi tentu banyak yg jauh lebih penting kan? Anyway, saya juga akan menentang para londo yg tetep bersiteguh mengatakan kemerdekaan Indonesia tahun 1949 dulu.

    Tentang 10 hari pertama yg penuh Rahmat, he he… saya lebih menyandarkan pada usaha manusia. Kalo saja tak ada penculikan oileh para pemuda, bisa saja othak-athik mathuk ala Jawanya jatuh pada 10 hari ke dua atau ke tiga. atau bahkan setelah Ramadhan.

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s