I feel you, dear wifey…

Episode hidup senantiasa berganti
Kemarin anak-anak sekarang dewasa
Kemarin ditanya kapan menikah sekarang ditanya “sudah isi?”
Ah pertanyaan basi yang tak kunjung mereda, seolah dunia ingin tauuuuu saja persoalan hidup kita meski kita bukanlah selebrita.

Rasanya ingin abaikan sederet pertanyaan basi itu ya? Tapi kenapa tidak bisa? Apa tidak sekalian ditanyakan kapan mati saja? Posisinya kan sama. Jodoh, rezeki, maut hanya Allaah yang tahu.

Ah ukhti yang sudah jadi wifey…
Alhamdulillah, sudah menjadi seorang istri.
Sudah bertemu pangeran pilihan Ilahi.
Mari syukuri itu, bahwa satu episode perjuangan menjaga diri serta hati berlabuh di hati yang halal nan suci.
Alhamdulillah.

Dear ukhti wifey…
Sudah berbulan-bulan berlalu sejak pernikahan atau bahkan bertahun-tahun ya?

Hmmm mungkin hanya sedikit saja, tapi aku tau bagaimana rasanya berharap cemas jika telat datang bulan
Aku tau sekali bagaimana perasaan itu, rasa saat teman-teman yang hampir bersamaan menikah atau yang belakangan menikah tau-tau sudah hamil, tau-tau sudah melahirkan…
Aku tau rasanya… Saat teman-temanmu mem-posting kabar kelahiran, foto-foto bayi, dsb dsb

—–
Allahuu…
Mohon ampunilah pinta kami yang terus menerus
Kemarin meminta jodoh sekarang meminta keturunan, selanjutnya beragam pinta lainnya lagi lagi pada-Mu.
Karena hanya kepada Engkaulah. Tidak, selain-Mu.

Allah ya Rabb…
Aku merayu-Mu
Anugerahkanlah para saudari kami keturunan yang qurrataa’yun
Anugerahkanlah mereka prasangka baik pada-Mu selalu
Kuatkanlah niat dan azzam ikhtiar mereka karena Mu…
Mudahkanlah ikhtiar mereka, perkenankanlah mereka menjadi orang tua yang amanah
Berikanlah mereka kebahagiaan dunia akhirat
Allaahumma aamiin
—–

Hmmm memang kita harus terus belajar menata hati dari satu episode ke episode lain

Ya, ternyata galau bukan hanya milik jombloers ya?
Galau ada di setiap fase
Tidak apa. Itu alamiah.

Dear ukhti wifey…

Mohon maafkanlah mereka yang membuat hatimu menjerit karena postingannya. Mungkin kamu melihatnya bak hidup sempurna tanpa cela, tapi bisa jadi kamu belum tau bahwa seringnya posting foto bayi itu sekedar hiburan atau kompensasi kejenuhan sang ibu baru yang kadang mengalami baby blues 🙂

Mohon maafkanlah mereka yang usil bertanya melulu…
Mohon maafkanlah mereka yang tidak sengaja bertanya lantas membias semu di hatimu

Maafkan aku yang juga yang kadang tak sengaja seperti mereka…

I love you ukhti wifey
Hugsss

Advertisements

7 thoughts on “I feel you, dear wifey…

  1. kiki (@kreasikiki)

    Mohon maafkanlah mereka yang membuat hatimu menjerit karena postingannya. Mungkin kamu melihatnya bak hidup sempurna tanpa cela, tapi bisa jadi kamu belum tau bahwa seringnya posting foto bayi itu sekedar hiburan atau kompensasi kejenuhan sang ibu baru yang kadang mengalami baby blues

    T_T

    Reply
  2. kiki (@kreasikiki)

    entahlah nty
    menurut aku beda dgn pengantin baru yg mesra2an di socmed dgn pajang foto bayi
    jadi kalo aku kok seperti lupa dulu gmn mnrtkukrn case-nya beda
    pajang foto bayi utk kompensasi bnr bgt
    tapi kalo mesra2an?
    maaf ya mnrtku itu murni pamer
    bahkan ampe skrg ak unsubscribe org yg mesra2an di socmed
    krn emank g bgs mnrtku
    ky org yg g pnya kamar bwt ayang2an
    beda case kalo baby
    ini subjektif aku si
    hehe

    Reply
    1. cinderellazty Post author

      Hehee ya memang beda yg mesra2an alay di socmed
      Tapi esensinya sama, orang bisa liat hal2 ttg keluarga kita..
      Iyah gpp, different mind must.be different thoughts
      Aku jg majang kok, cuma buat seru2an.cuma ya itu kadang aku bertanya, niatku apa ya? Jgn2 sama aja pamer juga astaghfirullaah… Kadang buat.hiburan jg siy
      Tp karena aku pernah ngerasain.menunggu 11 bulan jd aku sedikiiiit tau rasa2 makjleb yg ga dirasain org yg langsung dikasih hehe

      Reply
  3. yantist

    Ah, Anty… terima kasih sekali tulisannya. *peluk anty*
    Iya ya karena diberikan waktu menunggu jadi lebih paham, temanku yang dulu juga nunggu 11 dan 7 bulan, dia ngertiiii banget apa yang kurasakan sekarang 🙂

    Reply
    1. cinderellazty Post author

      Hu um
      I feel it so well dear…tp bnyk bgt hikmah nunggu
      Belajar empati sm org lain, prepare lahir batin lbh siap, prepare ilmu, materi dll
      Punya anak itu wow jg biayanya, apalagi klo kita ga pny sodara yg pny bayi ga ada barang2 lungsuran heuuuu
      Sblm hamil aku jd bs nabung ilmu hamil, ilmu menyusui, birth plan, parenting, dll
      Semangaaat yah mb yantiii :-*

      Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s