Rahasia mengerjakan pekerjaan domestik dengan masa depan :-D

Repost dari Fan Page nya Darwis Tere Liye

**Rahasia mengepel, mencuci, dll dengan masa depan Anda

Tulisan ini untuk main-main saja, tidak
serius–saya nulisnya saja sambil cengar-cengir, tidak pakai landasan ilmiah apalagi hingga riset lama.
Nah, ditulis, agar banyak orang realized, menyadari begitu beragamnya pekerjaan rumah yang boleh jadi kita tinggal terima beres saja.
Semoga dengan membaca tulisan ini, jadi ngeh, kalau semua pekerjaan rumah itu penting dan pantas diapresiasi.

Kabar baiknya,
karena saya tidak suka menggurui orang lain, memaksa kalian, catatan akan saya tulis dengan pendekatan berbeda.

Topik tulisan ini adalah: jika kita sejak kecil sudah dibiasakan mengerjakan sebuah pekerjaan rumah, maka kelak, kita akan jadi pribadi seperti apa?

1. Mencuci piring
–Kalau dia cewek, maka kelak saat tumbuh besar, dia akan jadi gadis yang anggun.
Anak cewek usia 5-6 tahun, terampil
mencuci piring, mulai dari membuang sisa makanan, menyiramnya dengan air,
disabun, dibasuh, lantas mengeringkannya, disusun di rak piring, itu simbol betapa anggunnya kelak saat dia menjadi wanita dewasa. Kalau dia cowok, maka kelak akan jadi pemuda yang penyabar. Mencuci piring itu pekerjaan yang butuh kesungguhan
bukan? Orang2 habis makan tinggal pergi, eh kita disuruh cuci piringnya. Maka, para cowok yg sejak kecil terbiasa disuruh mencuci piring, adalah laki-laki yang pantas dipertimbangkan sebagai calon suami.
Dia type suami yang penyabar.

2. Mencuci dan menyetrika pakaian
–Berlaku untuk dua-duanya, cowok dan cewek. Anak-anak yang sejak kecil
dibiasakan bertanggungjawab mencuci dan menyetrika pakaian sendiri, atau bahkan mencuci pakaian seluruh keluarga, akan tumbuh jadi anak yang disiplin dan paham tentang pengorbanan. Tidak mudah loh
mencuci pakaian sendiri. Banyak yang suka ditumpuk2 dulu pakaiannya, kelupaan direndam, sampai bau, maka melihat anak-anak yang sejak kecil sudah terampil mencuci pakaian, itu sama saja dengan melihat calon pemuda-pemudi masa depan
yang tangguh. Apalagi menyetrika, itu
menghabiskan banyak waktu, belum lagi hanya untuk tahu, disetrika rapi-rapi nanti-nanti juga lusuh lagi saat dipakai.
Bagaimana kalau anak2nya bahkan
semangat mau mencuci baju-baju
tetangga? teman2nya? Kalau yang ini, bisa dipastikan, bakal sukses besar kalau dibuatkan bisnis laundry.

3. Menyapu dan mengepel rumah
–Kalau cewek, ini jelas akan tumbuh jadi gadis yang gesit dan cekatan. Kalau cowok, saat dewasa nanti akan tumbuh jadi pemuda yang bisa diandalkan, semua pekerjaan yang diberikan padanya akan beres.
Nah, mau cewek atau cowok, anak-anak yang sejak kecil dibiasakan menyapu dan mengepel rumah, pasti akan tumbuh jadi anak yang cerdas, memakai logikanya dan sistematis.
Kalian tahu, lulusan sarjana sekalipun, kalau tidak pernah mengepel lantai, maka dia akan kagok, dan lupa logika
bahwa ngepel itu harus mundur. Logika,
bukan?

4. Memasak
— Wuah, anak2 cowok yang sejak kecil
dibiasakan masak, besok lusa akan punya istri cantik jelita. Nah, ibu-bapak, kalau mau punya menantu cantik, anak bujangnya diajari masak, ya. Kalaupun ternyata rumus ini gagal–dan sy jelas ngarang saja, setidaknya di rumah akan ada koki kecil yang bisa diandalkan.
Semua wanita suka dengan cowok yg pandai masak. Sementara
kalau anak cewek yang dibiasakan masak sejak kecil, sama, besok lusa juga akan punya suami yang tampannya pol, plus baik hati. Ditambah bonus, disayang anak2nya.
Jadi membiasakan anak-anak masak sejak kecil, adalah strategi paling mudah untuk memperbaiki keturunan.

5. Menyikat kamar mandi
–Bukan main, kalau dia cowok, maka
sungguh beruntung Bapak/Ibu yg punya anak demikian. Kelak kalau sudah besar, dia berbakat jadi pemimpin semacam gubernur DKI Jakarta yg rendah hati dan suka mendatangi orang2 kecil itu. Tanya saja
sama beliau, waktu kecil pasti rajin menyikat kamar mandi. Nah, kalau dia cewek, dia akan tumbuh jd ibu yang sayang dgn anak2nya, menjaga keluarganya, dan bisa selalu
menjaga amanah.

Apa hubungannya
menyikat kamar mandi dgn hal2 tersebut? Cobalah menyikat kamar mandi, toilet, dsbgnya, maka akan paham sendiri. Ilmu ini hanya bisa dipahami jika dipraktekkan.

Kurang lebih demikian. Maka adik2 remaja atau juga orang2 dewasa di page ini, bersyukurlah selalu jika keluarga kita
berkecukupan dan kita tdk perlu melakukan hal ini semua–sebab ada yg sudah membereskannya. Tapi se kaya apapun keluarga kita, se makmur apapun orang tua kita, kita selalu bisa memilih utk bisa bekerja di rumah, mengurus pekerjaan rumah.
Jangan sebaliknya, sudah orang tuanya ngos-ngosan cari nafkah, kita susaaaahnya minta ampun disuruh ngepel.
Lebih sering ribut minta pulsa biar bisa
facebookan, internetan, dan itu tuh, lebih
asyik menghabiskan waktu baca tulisan2 di page tere-liye.

—–
LOL
Tapi makjleb loh
Noted di pikiran 😀

Advertisements

4 thoughts on “Rahasia mengerjakan pekerjaan domestik dengan masa depan :-D

  1. pemikirulung

    banyak yang maksa, hehehe

    kalau nyuci piring menurutku mengajarkan mau berbagi, tidak jijikan dan mengembangkan sikap ringan tangan. karena mau nyuci piring itu berarti merelakan dirinya mencuci bekas mulut orang lain yang itu bisa jadi menjijikan

    menyapu dan mengepel mendidik kita untuk efisien dan efektif dalam bekerja. kerja dengan sistematis. karena kalau menyapu atau mengepel ga dilakukan dengan metode tertentu nanti bisa kerjanya ulang-ulang, jadi belajar berpikir gimana tempat yang udah dibersihkan ga kita injak atau kotori lagi

    mencuci mendidik kita untuk “tuntas”, sabar, profesional dan ihsan. soalnya aku pribadi suka bosen dan pengen udahan kalau nyuci baju. karena rangkaian kegiatannya terlalu banyak, dari mulai milah cucian, direndam, disikat bagian yang kotor, giling di mesin cuci, bilas, keringkan, jemur, angkat dari jemuran, setrika. ya ALLAH panjang banget dah. kebayang kalau ga sabar mungkin mutung di jalan, dan kalau ga profesional hasilnya pakaian masih kotor. jadi meskipun tidak ada yang mengawasi kita tetap berusaha yang terbaik, karena kl bajunya masih kotor kita sendiri yang rugi

    ah, gw jadi kaya orang bener gini komennya, hehehe

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s