Category Archives: friendship

Barakallahufiikum my best friend

Semacam letupan perasaan lega, bahagia, terharu dan penuh harap serta doa di hatiku pagi ini…
Salah satu sahabat terbaikku akan segera melangsungkan pernikahan…
Pasti orang yang mendapatkannya sangat spesial mengingat sahabatku ini luaaaar biasa baik hati dan tulus

Barakallaahufiikum semoga bahagia dan berkah
selalu… :’)

Advertisements

Rifi romantis

Sender: Rifi Zahra

A surprise’s just arrived minutes ago

Diantara beberapa sahabatku, Rifi ini salah satu yang paling romantis.
Suka bikin kata-kata puitis, suka bikin surprise manis dan kadang sensian hahahaha

Rifiii jazakillaah khayrr :”)

Bener kata Teh Titin…
Menjadi istimewa itu sederhana, saat seseorang mengingatmu dalam do’a.

Selain itu, menurutku…
Menjadi istimewa itu sederhana, saat keluarga dan sahabat-sahabatmu mengingat hari-hari bersejarahmu…

Eniwei sejak beberapa tahun terakhir aku sengaja meng-hide tanggal kelahiran, pernikahan dll yang bersejarah, soalnya di tanggal-tanggal tersebut aku memilih untuk menyepi, kontemplasi, atau berbincang dengan orang-orang terdekat, baik keluarga inti maupun sahabat.

Awalnya karena agak kerempongan balesin ucapan di facebook, kok milad jadi sibuk balesin komen? So, i decided to hide it couple of years ago.
And i enjoy it! Hihihi
So much enjoying it

Thank you dear…
Buat kejutan-kejutan sebelum ini Kisskiss :-*

PS.- Nina, tong manyuuun ūüėõ aku belom convert file foto kita dari laptop ke hp -_-‘ jadi belom nulis weekly challenge – Memory of… Kita huhuuhuu kan aku sekarang baru bisa nge blog via aplikasi WP di Hp

– Fi, dika dah balik november lalu ya… Beberapa hari lalu chatting di fb

Variasi Bentuk dan Jalan Rezeki

Di awal kehamilan dulu, sebuah pertanyaan pernah aku sampaikan pada suami

“Sayang, nanti lahiran kita ada uang gak ya?” tanyaku dengan penuh kedudulan

Sebegitu lebaynya kekuatiranku akan rezeki anak nanti hingga meragukan rezeki yang Allah janjikan. Astaghfirullaah.
“Insya Allaah Bebi, rezeki anak pasti Allaah kasih, masa gak percaya siy? ” jawabnya menenangkanku

Padahal 60% dari kekuatiran itu tidak pernah terjadi deh katanya heuheu
Menjelang akhir kehamilan menuju persalinan ini, banyaaak sekali rasanya pertolongan Allaah melalui saudara dan teman-teman. sungguh, rezeki tidak hanya berupa uang. 
Sebulan lalu, 13 Juni 2012 aku pernah posting ini berharap siapa tau ada ibu-ibu yang mau garage sale barang-barang bekas bayi yang anaknya udah besar. Ga lama abis itu seorang kontak yang belum pernah sekalipun bertatap muka mengirimkan pesan pendek yang menawarkan box bayi kayu bekas anaknya, waaaah seneng banget donk pastinya
Pucuk dicinta ulampun tiba,¬†lalu smspun berlanjut…

Aku: “mauuuu… dijual berapa kak boxnya?”
Kakak: “Nggak dijual dek, buat dek Anty saja, udah gak usah tanya2 lagi ya, nanti kakak antarkan ke Depok”
Aku: Haaaahh…¬† benarkah? Box? dikasih? :-/¬†antara kaget, gak percaya, ragu2, seneng tapi deg2an, aaaah gimana deh pokoknya perasaanku waktu itu: gak jelas. Heuheuheu.

Akhirnya tibalah hari itu, 27 Juni 2012
Kami membuat janji bertemu di margonda deket Bank Mandiri, etapi jadinya malah depan BNI 
Pertama kali bertemu dengannya, ia yang tak kukenal secara nyata, bertemu hanya melalui sapaan maya, memberikan box putrinya untuk kami. Subhanallaah…

Jazakillaah khayyr Kak Rien semoga Allaah limpahkan kebaikan yang lebih untukmu dan keluarga. 
Masya Allaah… ternyata selain box bayi kayu yang kokoh, Kak Rien masih memberikan bonus lain. Ada bantal pinggiran box biar baby gak kejedot, kelambu, bantal, guling, kasur, selimbut, kain bedong, kaos kaki, kaos tangan, topi, aaaaaaaa banyak bangeeet -_-”¬†
Sumpaaah jadi gak enak gini, aku malah ga nyiapin kado apa2 buat Kak Rien *jitakjidat* Afwan ya kak…¬†
Bener-bener nggaaaak nyangka bakal sebanyak itu. Huhuhu terharuu.  
Jazakillaah khayyr sekali lagi.



Bener-bener min haitsuu laa yahtasib, rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka. Allaahu Akbar! 

Naaah ini cerita rezeki lain…
Awal bulan lalu, aku sms-an dengan teman SMA yang sudah lebih dulu menjadi ibu, kami sama2 saling curhat tentang keluarga, tentang pekerjaan rumah tangga, tentang teman2 kami, dll
tiba-tiba dia bertanya: 
Dia: “Anty, udah nyiapin apa aja buat baby nanti, udah punya tempat mandi bayi yang bisa dibawa kemana2 belom?”
Aku: “Belom beli, kelupaan masa mau beli ini…hehe”
Dia: “Oh yaudah kalo aku kasih kado itu mau gak? Mau yang karakter apa? Keropi, Duck ato Kitty?”
Aku: Huwaaaa beneraaan? Ya ampun gak usah repot2 kan rumahmu jauh”
Dia: “Okay, aku kadoin itu aja yaa
Aku:  speechless. Takjub banget sama rezeki yang bener-bener gak disangka. Allaahu Akbar.
Yaaaak dan jum’at kemarin sampailah paket berisi inflatable baby bath tub yang unyuuu…¬†Alhamdulillaah ya Allaah.

Lebay? Aah menurutku tidak, karena bagiku hadiah apapun yang diberikan teman-temanku adalah rezeki dari Allah melalui mereka. Allaah lah yang menggerakkan hati mereka. ^_^
Aku amat tersentuh dengan kebaikan dan ketulusan mereka, ya mereka yang memang tidak aku sangka-sangka menjadi jalan rezeki untukku.

Jazakillah Khayr Ucan Ummi nya Alif yang lucu :-*
Ini tempat mandinya…

Ada indikator “HOT” yang muncul kalo airnya kepanasan¬†


Dan yang paling menyenangkan adalah diatas tadi hanya dua contoh kebaikan rezeki Allah yang datang baru2 ini, belum lagi support, perhatian dan do’a teman-teman yang luaaaar biasa, ¬†yang gak bisa disebutkan satu persatu… I love u all coz Allaah…¬†

Aahh Allaah, cinta-Mu begitu indah…
Jazakillaah khayyr Kak Rien, Ucan dan teman-teman yang telah memberikan segala macam kebaikan…

Kebaikan itu rezeki, rezeki itu kebaikan…
Fabiayyiaalaai Rabbikumaa tukadzdzibaan?

——-

Mohon do’anya ya teman-teman insya Allah bulan depan Anty lahiran…
bener-beneerrr minta do’a
Nitip diselipin di do’a-do’a indah kalian ya, pleaseee?
Semoga Anty bisa lahiran dengan mudah, lancar, gentle, Baby + Anty sehat-selamat-sempurna tidak kurang satu apapun…

Oiya btw, melahirkan ini tentang hidup dan mati seorang perempuan kan ya
Medan jihad yang semakin nyata di pelupuk mata nih, 
selayaknya jihad… bisa kembali dengan kemenangan atau mungkin Anty tak kembali, berharap karena syahid insya Allaah…
Maka itu, Anty mohon maaf atas segala sikap, postingan, komen, kata2 yang kurang berkenan selama mengenal Anty ya ūüôā Mohon diikhlaskan segala kesalahan Anty…

Semoga Ramadhan ini kita semua bisa menjadi pemenang atasnya… Allaahumma Aamiin

Didengar-Nya dan nya

Terkadang orang bercerita sesuatu pada kita itu hanya ingin didengarkan, direngkuh, hingga merasa berkawan.

Sayangnya kita terlalu mudah berkomentar dengan sudut pandang sendiri tanpa memposisikan diri sebagai orang tersebut.

Bisa jadi, dia yang bercerita memang bersalah…
Tapi saat itu, rasanya cukup bagi kita menjadi pendengar.
Jika memang masukan, nasehat dan sejenisnya hendak kita sampaikan alangkah lebih baik jika dilakukan beberapa saat setelah cerita telah usai dan badai emosi dari sang pencerita mulai reda.

Aah ya sekali lagi ini menegaskan bahwa hanya Allaah tempat terbaik bercerita, berkeluh, mengadu, dan menangis tanpa bertanya apalagi menyudutkan.

Jangan terburu-buru bercerita pada manusia yang sangat mungkin mengecewakan.

Manusia tempatnya salah dan lupa.
Amat mungkin reaksi yang didapat merupakan bukti lemahnya ia sebagai makhluk Allaah dengan segala keterbatasan.

Mohon maaf kepada sahabat yang ceritanya tidak kudengar dengan baik, juga kepada sahabat yang telah mendengar ceritaku. Mohon maaf.

Al Faaqirah ilaa afwi Rabbihaa

Powered by Telkomsel BlackBerry¬ģ

You really don’t always have to be…


Agreed!

Kita bisa tahu siapa yang benar-benar sahabat kita 
setelah mereka tahu semua baik dan buruknya kita
lebih dan kurangnya kita
mereka yang bukan meninggalkan dan membiarkan tapi meluruskan kita
Love it =)

Thank you for all friends who take me as i am
I am in best and worst sides 


Temen mungkin banyak, tapi sahabat?
Waah harta karun ituh! Langka!


Picture source: jurnalkacang.tumblr.com

[Ramadhan Giveaways] Sebulan untuk selamanya



Ramadhan 1428 telah menyapa kami dengan begitu indah

Maka…

Ramadhan demi Ramadhan setelahnya menjadi kian berbeda, bermakna.

Meski raga tak lagi bersama

Meski kata tak lagi kerap berjumpa

Meski jarak sungguh mengikis asa

Ia selalu di hati

Selalu terbayang saat Ramadhan

Entah apakah ia masih ingat padaku

Pada kebersamaan kami kala senja

Pada keriuhan diskusi kami kala berdua

Pada lomba kami dalam kebaikan

Pada shalat awal waktu yang kami tinggikan

Pada tilawah 1 juz per hari yang kami tekadkan

Pada hafalan Qur’an yang kami citakan

Pada dakwah kampus yang didalamnya kami berjuang

Pada pertanyaannya:

‚ÄúTeh, mau kah jadi saudara yang saling mencinta karena-Nya? Agar kelak dinaungi Allah di yaumil akhir? ‚ÄĚ

Deg! Dia mungkin tak tahu, saat itu hatiku haru… Terkejut, terharu tapi juga senang

Hatiku berdesir lirih: ‚ÄúYa Allah akhirnya aku temukan teman sejati yang dengannya cinta ini ada karena dan untuk-Mu‚Ä̬† :”>

Dia mungkin tak pernah tahu betapa besar pengaruhnya dalam hidupku

Betapa besar porsi cintaku untuknya…

‚ÄúRina tahu teh, Teteh lebih sayang sama Teh Dina ketimbang Rina, itu sebabnya Teteh lebih dengerin Teh Dina‚ÄĚ

Aaah kau tahu apa?

Ingin rasanya saat itu aku menamparnya dengan: Kau tidak pernah tahu!

Ya. Kau tak pernah tahu…

Tidak ada yang bisa menggantikanmu di hatiku hingga saat ini

Memoriku masih jelas memutar kata-katanya senja itu…

‚ÄúKalau Teteh gak berubah juga menjadi lebih baik, apa gunanya Rina di deket Teteh?‚ÄĚ

Ah apakah kau tahu, kau sangat bermanfaat untukku… Untuk hidupku…

Menjadi sahabat sejati, sahabat sebenar-benarnya…
Menjadi teman dalam pencarianku di jalan pulang pada-Nya sebagai anak hilang yang tersesat di belantara dunia….

Ramadhan 1428 yang sudah berlalu, tapi tak pernah pergi dari ingatanku.

Ramadhan 1428 yang lalu…

Aku mencintaimu…

Hingga kinipun begitu.
Oya satu lagi, Aku Rindu…

——-

Menjelang akhir Ramadhan 1428 itu

Aku memintanya menuliskan surat untukku
Lalu kemudian kami bertukar surat itu sebelum kami berdua pulang ke kampung halaman masing-masing
Isi suratnya bisa dilihat disini.
Surat darinya masih kusimpan, meski sudah usang.
Surat kenangan. Surat Ramadhan.

Teruntuk Rina Anugrah, S.Si, Apt.
Sang Pejuang al Qur’an
Sahabat, kakak dan saudariku

 

Selama ini ku mencari-cari
Teman yang sejati buat menemani perjuangan ini
Bersyukur kini pada mu Illahi
Teman yang dicari selama ini telah ku temuiii…
Dengannya disisi perjuangan ini
Tenanti arungi bertambah murni
Kasih ilahi..kepada mu Alloh kupanjatkan doa
Agar berkekalan kasih sayang kita
Kepada mu teman ku mohon sukungan
berkorban dan pengertian
telah kuungkap segala-segalanya

(Brothers – Teman Sejati)

 

____________

Tulisan ini dibuat untuk berpartisipasi dalam Ramadhan Giveaways yang diadakan oleh Rifi http://rifzahra.multiply.com/journal/item/295/Ramadhan_Giveaways
Tidak berharap menang…
Tapi kalau boleh, aku berharap buku bukavu HTR

13 tahun perjalanan, sahabat kecilku…



Kau ingat?
Sore-sore itu
Rintik hujan itu, mendung itu…
Di belakang kelas kita, kau memintaku untuk menahan jejak pulang
demi demi demi menyelamatkan hatimu dari pemandangan yg dulu kau sebut: luka

Masih ingatkah bagaimana kita bertutur kisah dan saling menukarnya dalam sebuah buku bersampul kodok?

Apa kau masih ingat siapa aku ini dalam powerpuff girl?
Haah? kau lupa? terlaluuu! Aku ini buttercup yang hijau dan kamu adalah buble si biru,
lalu si blossom siapa?
Entahlaaaah

Apa kau tahu aku sangat iri padamu,
padamu yang memiliki keluarga nyaris sempurna dengan 2 kakak laki-laki dan ibu-ayah yang lengkap?
Meski hingga suatu saat kau ceritakan sebuah nyata yang tak pernah kusangka bahwa sempurna itu bukan milikmu.
Aku merasa bersalah karena telah terbersit iri padamu, sungguh.

Apa kau masih ingat betapa aku cemburu melihatmu dekat dengan temanmu lainnya?
Ah yang ini mungkin kau tidak tahu
Asal kau tahu, aku ini sangat pencemburuuuu.

Ingatkah siapa yang lebih dulu berjilbab lebar dan mengajarkan tentang ketaatan dalam berislam?
Rasanya sosokmu dulu yang mengenalkanku tentang  jilbab sempurna paripurna =)

Hei kita bermain-main sebentar ke masa lalu yuk?
Masa ditahun 98
sebentar saja… pinjamkan ingatanmu ya?

Seorang gadis kecil beranjak dewasa sekamar denganku
kasurnya masih dibalut plastik
katanya agar tidak mudah kotor

Tapi bunyi sreeertt sreett sreeeeet kasur berplastiknya itu sangat mengganggu!
huuuh sok bersih, sok rapih!

Gadis itu minta diajarkan bahasa Inggris olehku
Ohhh hebatnya aku sampai-sampai gadis aneh itu memintaku mengajarinya
padahal aku sok tahu saja
Hohohoho

Eh eh.. alamaakk tulisannya jelek, kecil2 dan aneh
Lama-lama ia cerita… kalau ia suka dengan teman kecilnya
seorang anak laki-laki di sd bojong 3..
Aahh tau apa dia dengan jatuh cinta? cinta monyeeet
Hahaha

Belasan tahun lalu, seisi pondok diramaikan dengan terjatuhnya raga seorang santriwati dr bangunan tinggi-kosong-tak berpenghuni
Aku panik, aku sedih,
karena ternyata  si gadis lah yang terluka kaki gadis itu luka parah..

Ohh tidak ada yang memintaku mengajar bahasa inggris lagi,
tidak ada teman yang bisa kuajak bercerita lagi…

Hingga suatu ketika, ternyata takdir mempertemukan kami di SMU
Aku dan si gadis menjadi teman SMU setelah terpisah lebih dari setahun karena akhirnya kaki si gadis harus dirawat intensif.

Kisahku dan si gadis ternyata tak berhenti sampai disitu…
Hingga kami beranjak dewasa…
Hingga kami kuliah…
Hingga kami sibuk masing-masing
Hingga aku menikah…

Gadis, ingatkah dulu kau pernah berandai tentang seseorang yang kau cintai dan mencintai dirimu juga?
Tidak hanya mencintai atau dicintai saja? Tapi saling mencinta?
Dulu kau bertanya kapan, mungkin inilah jawab Sang Maha Cinta =)

Gadis, kau akan membersamai orang yang kau tanyakan dulu = siapa dia? kapan kah?
Hari inilah saatnya =)

Bahagia untukmu Gadis…
Barakallaahu laka wa baraka ‘alaika wajama’a bainakumaa fii khayyr ^___^
Semoga menjadi keluarga sakinah mawaddah warahmah
Aamiin



With billion of love
Your Anty,

Miranty Januaresty


Tanggal 21 Juli kemarin adalah hari pernikahan sahabat kecilku:
Dini Mahalianti di Sukabumi
Qadarullaah tak bisa kuhadiri meski jiwaku sangat berapi menghadirinya ūüė¶



On your wedding day
July 21, 2011